DATA RATE MAKSIMUM dari KANAL TRANSMISI
Nama : Nur Faqih Ardiantoro UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
NPM : 20315001
Prog Studi : S1 Teknik Elektro
Symbol Rate (Baud Rate) danBandwidth
Komunikasi membutuhkan bandwidth transmisi yang memadai untuk mengakomodasi adanya spektrum sinyal; kalau tidak, akan terjadi distorsi (perubahan bentuk sinyal).
Kenyataan:
- Setiap kanal komunikasi memiliki bandwidth yang terbatas.
- Semakin tinggi data rate, durasi pulsa digital yang digunakan akan semakin pendek.
- Semakin pendek durasi pulsa, semakin lebar bandwidth yang digunakan.
Misalnya kita masukan sebuah pulsa digital berdurasi T (T = 1ms) ke dalam suatu kanal yang memiliki sifat seperti lowpass filter ideal dengan bandwidth B
Pulsa keluaran akan semakin terdistorsi bila bandwidth kanal transmisi semakin kecil
Jika kita mengirim beberapa pulsa digital untuk kasus yang paling buruk (bandwidth terkecil) dari yang sudah ditunjukkan pada ilustrasi sebelumnya.
ISI akan menyebabkan kesalahan pendeteksian sinyal di penerima bit ‘0’ bisa disangka bit ‘1’ dan sebaliknya.
Line Coding
Line coding merupakan metoda untuk merubah simbol dari sumber ke dalam bentuk lain untuk ditransmisikan. Line coding merubah pesan-pesan digital ke dalam deretan simbol baru (ini merupakan proses encoding). Decoding bekerja kebalikannya yaitu merubah kembali deretan yang sudah dikodekan (encoded sequence) menjadi pesan aslinya. Sistem yang menggunakan line coding tetapi tidak melibatkan modulasi disebut sistem transmisi baseband.
Peralatan Transmisi
- Modems : Merubah sinyal digital menjadi analog dan sebaliknya.
- Terminal Multiplexers : Terminal multiplexer (TM) atau multiplexer (saja) berfungsi untuk menggabungkan sinyal digital dengan tujuan memperoleh bit rate yang lebih tinggi untuk transmisi berkapasitas tinggi.
- Add/drop multiplexers : Add/drop multiplexers digunakan untuk mengambil (drop) beberapa kanal dari aliran data kecepatan tinggi atau untuk menyisipkan (add) beberapa kanal ke dalam aliran data berkecepatan tinggi.
- Digital cross-connect systems : Digital cross-connect (DXC) merupakan node jaringan yang mampu menyusun ulang kanal-kanal yang ada di dalam suatu aliran. DXC memungkinkan konfigurasi terhadap jaringan dilakukan secara flexible. Fungsi dasar DXC adalah sama dengan sentral. DXC mampu men-switch pada orde tinggi (tidak hanya orde 64 Kbps seperti pada sentral biasa). DXC bisa jadi mengandung fungsi redundancy yang dapat secara otomatis mem-bypass bagian link transmisi yang rusak.
- Optical line system : Optical line systems terdiri dari dua terminal repeaters pada ujung-ujung serat optik. Fungsinya untuk merubah sinyal elektrik digital menjadi sinyal optik dan sebaliknya. Terminal ini disebut OLT (Optical Line Terminal).
- WDM : Proses multiplexing ini disebut wavelength-division multiplexing (WDM).
- Optical amplifiers : Penguat sinyal optik. Penguatan di lakukan di dalam domain optik (tidak ada konversi ke eletrik dulu).
- Microwave Relay System : Berfungsi untuk merubah sinyal digital menjadi gelombang radio dan sebaliknya.






Komentar
Posting Komentar